Old Browser Detected

Sorry, our site is not supporting your browser.
Please upgrade your browser or use other modern browsers.

Penghargaan Tokoh Arkeologi: Prof. DR. Moendardjito

Sebagai asosiasi profesi yang telah berusia 42 tahun, IAAI memandang perlu untuk memberikan penghargaan kepada anggotanya sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa dan dedikasinya selama bekerja di dunia arkeologi. Penghargaan diberikan seumur hidup. Pemilihan dikoordinasi oleh panitia pusat.

Kriteria tokoh arkeologi yang diberi penghargaan adalah:

  1. Merupakan anggota IAAI
  2. Memperlihatkan dedikasi tinggi yang dapat diperlihatkan dalam jangka waktu yang diberikan atau luas ruang lingkup yang dieksplorasi di dunia arkeologi dalam bidang:
    • Pelestarian cagar budaya,
    • Penelitian arkeologi dan kecagar-budayaan, dan/atau
    • Pendidikan arkeologi dan kecagar-budayaan.

Penghargaan ini diberikan kepada Prof. Dr. Moendardjito.

Prof. Dr. Moendardjito

Lahir: Bogor, 8 Oktober 1936
Isteri: Martuti S. Danusaputro (Nikah 1964)
Alamat: SE Rawamangun Muka 11/B, Kompleks Perumahan UI, Jakarta 13220.
Telp: +62811166949 / 021-4897622.
Fax: 021-4710906
Email: otti1936@gmail.com

PENDIDIKAN
  • Sekolah Dasar Negeri Bogor, 1943-1949
  • Sekolah Menengah Pertama Negeri Bogor 1949-1952, lulus 1952
  • Sekolah Menengah Atas Negeri Bogor, 1952-1955, lulus 1955
  • Fakultas Sastra UI, Jakarta, 1956-1961, lulus Sarjana Muda 1961
  • Fakultas Sastra UI, Jakarta, 1956-1963, lulus Sarjana 1963
  • University of Athens, Yunani, 1969-1971, program nongelar (metodologi arkeologi)
  • University of Pennsylvania, Amerika Serikat, 1978-1979, program non-gelar (teori arkeologi)
  • Program Pascasarjana UI, 1990-1993, lulus Doktor 1993 (cum laude) (Promotor: Prof. Dr.Harsja Bachtiar). Judul disertasi: Pertimbangan Ekologi dalam Penempatan Situs Masa Hindu-Buda di Daerah Yogyakarta: Kajian Arkeologi-Ruang Skala Makro
SERTIFIKAT
  • Ahli Cagar Budaya, diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (2012-14; 2015-18).
  • Asesor Ahli Cagar Budaya, diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (2014-17).
LEMBAGA CAGAR BUDAYA
  • Anggota Tim Ahli Nasional Cagar Budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2012-2014).
  • Anggota merangkap Wakil Ketua Tim Ahli Cagar Budaya, Provinsi DKI Jakarta (2014-2017)
  • Anggota merangkap Ketua Tim Ahli Cagar Budaya, Provinsi DKI Jakarta (2017-sekarang)
  • Anggota Tim Sidang Pemugaran, Provinsi DKI (1998-2014).
PENGHARGAAN
  • Penghargaan Ahmad Bakrie Award untuk Pemikiran Sosial (2014).
  • Satyalancana Kebudayaan, Piagam Tanda Kehormatan dari Presiden RI (2013).
  • Satyalencana Karya Satya Republik Indonesia XXX (1994).
  • Sosok Pembawa Harapan, pilihan Koran Tempo, Edisi Khusus 62 Tahun Indonesia Merdeka (2007).
  • Gelar bangsawan (Kanjeng Raden Haryo) dari Paku Buwono XIII, Keraton Solo (2010).
RIWAYAT PEKERJAAN
  • Asisten Perguruan Tinggi, 1961-1963;
  • Asisten Ahli, 1963-1964;
  • Lektor Muda, 1964-1976;
  • Lektor Madya 1976-1981;
  • Lektor, 1981-1984;
  • Lektor Kepala, 1984-1988;
  • Lektor Kepala Madya (inpassing), 1988-1995;
  • Guru Besar Madya/Pembina Utama Muda, Gol. IV/c 1995;
  • Guru Besar IV/d 2001;
  • Pensiun Guru Besar Tetap tanggal 1 Oktober 2001;
  • Guru Besar Tidak Tetap Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI, dan Kajian Wilayah Eropa UI (2001-15).
ADMINISTRASI PENDIDIKAN
  • Sekretaris Jurusan Arkeologi FSUI (1964-1970);
  • Ketua Jurusan Arkeologi FSUI (1970-1972);
  • Pembantu Dekan III FSUI (1972-1975; 1975-1976);
  • Kepala Pusat Kajian Humaniora, Fakultas Sastra UI (1994-1999);
  • Wakil Ketua Badan Pengembangan Fakultas Sastra UI (FSUI) (1999-2003);
  • Koordinator Tim Pekerja Penataan UI-BHMN di FSUI (2001-2002);
  • Anggota Kelompok Kerja Pengembangan FS-UI (1997-1998);
  • Anggota Dewan Pertimbangan Penelitian UI (1999-2002);
  • Anggota Senat FS-UI (1985; 1995-2001);
  • Anggota Dewan Guru Besar UI dan FIB-UI (1995-sekarang).
ADMINISTRASI PENELITIAN
  • Sekretaris Bidang Penelitian, Pusat Studi Lingkungan dan Sumberdaya Manusia UI (1981-1984);
  • Staf pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Antropologi Ekologi, Program Pascasarjana UI (1994-1997);
  • Ketua Panitia Penyelenggara/Anggota Panitia Pengarah Forum Komunikasi Hasil Penelitian DIKTI, Cisarua (1994).
  • Direktur Lapangan, Indonesian Field School of Archaeology (Program Pendidikan dan Penelitian), Kerjasama Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan Ford Foundation (1990­1993);
  • Reviewer program URGE Dikti, Departemen Pendidikan Nasional (2000);
  • Riset Unggulan UI (2008-2009);
  • Associate Researcher, Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS), Singapore (1989).
  • Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Departemen Pendidikan Nasional, 2004-2012;
  • Asesor Luar Kenaikan Pangkat Guru Besar Madya menjadi Guru Besar, Universitas Sains Malaysia (2011).
PENGAJARAN & PENDIDIKAN
  • Pengajar Tetap pada Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (dulu: Fakultas Sastra), Universitas Indonesia, Program Sarjana (1964-2001) dan Program Pascasarjana (1988-2001).
  • Pengajar Tidak Tetap pada Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI, Program Pascasarjana (2001-15);
  • Pengajar Tidak Tetap pada Kajian Wilayah Eropa UI, Program Pascasarjana (2005-15).
  • Pengajar pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UI, Jurusan Antropologi, Program S1 (1972-2000);
  • Pengajar pada Indonesian Field School of Archaeology (Program Pendidikan dan Penelitian), Kerjasama Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan Ford Foundation (1990-1993);
  • Pengajar Sub-Konsorsium Sastra dan Filsafat di FS-UI, FS-UGM dan FS-UNUD (1976-1978);
  • UNEJ (Universitas Negeri Jember, 1980).
  • Pengajar Tamu pada Sekolah Bisnis dan Manajemen, ITB Bandung (2006);
  • Visiting Professor Department of Anthropology, University of Philippines (1997.
  • Penguji Luar (Program Master), Department of Archaeology, University of Science, Penang, Malaysia (1997); Program Sarjana (2016).
  • Penguji Luar (Program Doktor), School of Design & Architecture Division of Health, Design and Science, University of Canberra, Australia (2003);
  • Penguji Luar (Program Doktor), ITB: Sekolah Pascasarjana Bidang Kebumian dan Teknik Lingkungan (2005);
  • Penguji Luar (S2), ITB, Sekolah Bisnis dan Manajemen, Bandung (2006);
  • Penguji Luar (Program Doktor), Universitas Kebangsaan Malaysia (2009);
  • Penguji Luar (Program Doktor), Universitas Sains Malaysia, 2009, 2010-2015.
  • Promotor Program Pascasarjana Universitas Indonesia bidang Arkeologi (1997-2008);
  • Ko-Promotor Program Doktor Ilmu Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan Bandung (2008-2010);
  • Promotor Program Doktor Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara bidang Lingkungan (2008-2010);
  • Ko-Promotor Program Pascasarjana Studi Ilmu Lingkungan UI (2013-2016);
  • Ko-Promotor Program Pascasarjana UNPAD Bandung, Bidang Kajian Budaya (2014-2016).
PROYEK PENELITIAN
  • Bali: situs Gilimanuk (1964);
  • Pura Pegulingan, Pura Canggi, Pura Batuan (1985);
  • Pura Tanah Lot, World Monument Watch (USA): 100 Most Endangered Sites (2001).
  • Jawa Barat: situs Leles (1967);
  • Pasir Angin, Bogor (1972);
  • Bukit Patenggeng, Purwakarta (1973);
  • Banten Lama (1968, 1977, 1983, 1985, 1987, 1988);
  • Cibuaya, Karawang (1984); Batujaya, Karawang (1985, 1986);
  • Gunungpadang, Cianjur (1985-86, 2012).
  • Jawa Tengah dan DIY: Borobudur (1972, 1974, 1977, 1980-81, 1983);
  • Kompleks Candi Prambanan (1980-81);
  • Candi Bubrah, Prambanan (1980);
  • Kompleks Candi Sewu, Prambanan (1980, 1981);
  • Candi Plaosan (1987-88);
  • Keraton Ratubaka (1973, 1985-86);
  • Wilayah Merapi Selatan, DIY (1987);
  • Selatan Bowongan, Temanggung (1975);
  • Rembang (1975);
  • Gondosuli, Parakan (1978);
  • Kompleks Candi Dieng, (1983).
  • Jawa Timur: Trowulan, Mojokerto (1980, 1983-85, 1989, 1990, 1991, 1992, 1993, 2009, 2012).
  • Sumatera: Kompleks Candi Muaratakus, Riau (1983);
  • Kompleks Candi Muarajambi (1982, 1984-85);
  • Palembang (1976, 1981, 1982, 1992).
  • Kalimantan: Gua Kongbeng di Kutai, Kaltim (1973).
  • Myanmar (1998), Vietnam (1998), Srilangka (1999), dan Kamboja (2000) dalam rangka penelitian antardisiplin dan antarbangsa “Dry Zone Area”, Center for Southeast Asian Studies, Kyoto University,
  • Jepang; Situs Royal Palace, Angkor Thom, Kamboja (2000).
  • Yunani: situs Kynosargos, Athena (1970); Platea Klafthmonos, Athena (1970; situs Marathon (1970).
KONSULTAN, PENYUSUNAN MASTER PLAN/PEMUGARAN CAGAR BUDAYA
  • Saksi Ahli di PTUN dalam kasus Pabrik Baja di Kawasan Majapahit, Trowulan (2014).
  • Konsultan PT Taman Wisata Borobudur-Prambanan-Ratuboko (2012);
  • Ketua Tim Evaluasi Pembangunan Taman Majapahit di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur (Depbudpar, 2009); Nara Sumber Pelestarian Situs Muarajambi, Pemda Tk-I Jambi (2006-2008);
  • Nara Sumber Pelestarian Kota Tambang Sawahlunto, Pemda Tk-2 Sawahlunto (2007);
  • Tenaga Ahli pada Proyek Identifikasi dan Inventarisasi Benteng-benteng di Indonesia. Kerja sama Pusat Dokumentasi Arsitektur dengan Passchier Architects & Consultants (Belanda), dan Dirjen
  • Peninggalan Sejarah dan Purbakala (2007-2010);
  • Konsultan Arkeologi untuk Penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Pengging, Boyolali, PT Wastu Adi Olah Rupa (2003);
  • Konsultan Arkeologi untuk Pemugaran Gedung Museum Bank Indonesia, PT Jaya CM, Jakarta (2001-2002);
  • Konsultan Arkeologi untuk Pemugaran Bangunan Kuno di Jl. Kakap 5, Jakarta; Center for Architecture and Conservation, Jakarta (2000);
  • Konsultan Arkeologi untuk Pemugaran Bangunan Kuno Kapiten Cina, Pejagalan, Jakarta; Center for Architecture and Conservation, Jakarta (2000);
  • Konsultan Arkeologi untuk Pemugaran Gedung Kuno Departemen Keuangan, Lapangan Banteng; PT Bina Karya, Architects & Consulting Engineers, Jakarta (2000);
  • Konsultan Arkeologi untuk Pemugaran Bangunan dan Situs di DKI, PT Aspac, Mitra Consultindo Urban Management and Development, Jakarta (2000);
  • Konsultan Arkeologi untuk Pemugaran Gedung Arsip Nasional (Jl. Gajah Mada), Jakarta, PT Han Awal & Rekan (1998);
  • Konsultan Ahli pada Proyek Taman Wisata Candi Borobudur dan Candi Prambanan (Ditjen Pariwisata 1981­1983).
  • Anggota Delegasi Republik Indonesia ke Jepang dalam rangka penyusunan Master Plan Taman Purbakala Nasional Candi Borobudur dan Candi Prambanan (Ditjenbud 1981);
  • Konsultan Penyusunan Rencana Induk Taman Purbakala Sriwijaya di Palembang (Ditjenbud 1992);
  • Penyusun Rencana Induk Situs-Kota Majapahit di Trowulan (Ditjenbud 1983-1985);
  • Penyusun Rencana Induk Kota Banten Lama (Ditjenbud 1986);
  • Penyusun Rencana Induk Situs Keraton Ratu Baka (Ditjenbud 1985);
  • Penyusun Rencana Induk Situs Candi Plaosan (Ditjenbud, 1985);
  • Penyusun Rencana Induk Situs Gugusan Candi Muara Jambi (Ditjenbud 1985);
  • Penyusun Rencana Induk Situs Punden Berundak Megalitik di Gunung Padang (Ditjenbud 1986);
  • Penyusun Rencana Induk Situs Gugusan Candi Muara Takus (Ditjenbud 1985).
  • Asisten Konservator pada Museum Pusat Jakarta/Museum Nasional (1964-1968);
  • Staf Ahli pada Proyek Restorasi Candi Borobudur (Ditjenbud 1974-1983);
  • Staf Ahli pada Proyek Konservasi Candi Borobudur (Ditjenbud 1983-1987);
  • Staf Ahli pada Proyek Pemugaran Kota Banten Lama (Ditjenbud 1981-1982; 1985-1986);
  • Anggota Tim Studi Kelayakan Pemugaran dan Peninggalan Sejarah dan Purbakala (Ditjenbud 1982);
  • Staf Ahli pada Proyek Pemugaran dan Pemeliharaan Bekas Ibukota Majapahit, Trowulan (Ditjenbud 1983-1986);
  • Anggota Tim Studi Teknis pada Proyek Pemugaran Gugusan Candi Muara Takus, Riau (Ditjenbud 1983);
  • Anggota Tim Studi Teknis pada Proyek Pemugaran Gugusan Candi Muarajambi (Ditjenbud 1984);
  • Anggota Tim Studi Teknis Pemugaran Keraton Ratu Baka (Ditjenbud 1984);
  • Anggota Tim Studi Teknis Pemugaran Pura Pegulingan, Bali (Ditjenbud 1984);
  • Staf Ahli pada Proyek Pemugaran dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala di Sumatera Utara (Ditjenbud 1984-1985); Anggota Tim Studi Teknis Kompleks Megalitik di Gunung Padang, Cianjur (Ditjenbud 1985).
ASEAN, UNESCO, LINGKUNGAN
  • Vice Chairman, Organizing Committee of ASAIHIL Seminar on Human Ecology Education for Environment, Welfare and Posterity; Jakarta-Yogyakarta-Denpasar (PSL-UI 1982);
  • Ketua Delegasi Indonesia dan Pemimpin Penelitian Arkeologi dalam The First Intra-Asean Excavation and Conservation Workshops di Kawasan Dieng (Ditjenbud 1983);
  • Anggota Delegasi Indonesia dalam Working Group Meeting of Literary and Asean Studies, COCI, di Singapura (Ditjenbud 1986);
  • Konsultan Indonesia untuk ASEAN Project on Network for Information System (Ditjen Kebudayaan 1995);
  • Chairman, UNESCO Sub-Regional Global Strategy Meeting for Southeast Asian Cultural Heritage and Periodic Monitoring of World Cultural Heritage Sites, Tana Toraja, Sulawesi Selatan Ditjenbud 2001);
  • Vice Chairman, The Fourth International Experts Meeting on Borobudur (Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata bekerja sama dengan UNESCO 2003);
  • Koordinator GIS Data Survey Kawasan Borobudur (UNESCO 2003).
  • Anggota Tim Teknis Analisis Dampak Lingkungan Bidang Listrik dan Energi (Meneg PPLH 1978-83);
  • Anggota Tim Teknis Pembinaan Sistem ANDAL (Kementerian Negara Pengawas Pembangunan dan Lingkungan Hidup 1978-83);
  • Ketua Pelaksana Studi Analisis Dampak Lingkungan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suralaya, kerjasama Pusat Studi Lingkungan UI dan Sumberdaya Manusia dengan Kementerian Negara Pengawas Pembangunan dan Lingkungan Hidup dan dengan PLN (1981­1983);
  • Ketua Panitia Penyelenggara dan Pengajar Kursus ANDAL B (Pusat Studi Lingkungan dan Sumberdaya Manusia UI 1983);
  • Anggota Tim Studi Evaluasi Lingkungan (SEL) Taman Wisata Candi Borobudur (Kementerian Negara Pengawas Pembangunan dan Lingkungan Hidup (1983).
  • Ketua Tim Studi Dampak Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Kota Panjang terhadap Situs Arkeologi Muara Takus, Riau (Kementerian Negara Pengawas Pembangunan dan Lingkungan Hidup PPLH 1983);
  • Ketua Panitia Penyelenggara dan Pengajar Kursus ANDAL A (Pusat Studi Lingkungan dan Sumberdaya Manusia UI 1981, 1982);
  • Anggota Panitia Pengarah Konferensi II Pusat Studi Lingkungan se-Indonesia (Pusat Studi Lingkungan dan Sumberdaya Manusia UI dan Kementerian Negara Pengawas Pembangunan dan Lingkungan Hidup 1981).
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
  • Anggota Tim Penyusun Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1992 Tentang Benda Cagar Budaya; Anggota Tim Penyusun Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1993 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun (1992);
  • Anggota Tim Penyusun Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 087/P/1993 Tentang Pendaftaran Benda Cagar Budaya (1993);
  • Anggota Tim Penyusun Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0248/F1.IV/J.93 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Tata Cara Pendaftaran Benda Cagar Budaya (1993);
  • Anggota Tim Penyusun Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 062/U/1995 Tentang Pemilikan, Penguasaan, Pengalihan, dan Penghapusan Benda Cagar Budaya dan/atau Situs (1995);
  • Anggota Tim Penyusun Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 063/U/1995 Tentang Perlindungan dan Pemeliharaan Benda Cagar Budaya (1995);
  • Anggota Tim Penyusun Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 064/U/1995 Tentang Penelitian dan Penetapan Benda Cagar Budaya dan/atau Situs (1995).
    Narasumber Badan Pembinaan Hukum Nasional (Dep. Kehakiman dan Hak Asasi Manusia) untuk Penyusunan Naskah Akademis Peraturan Perundang-undangan tentang Perubahan UU No. 5 Tahun 1992 Tentang Benda Cagar Budaya (2003);
  • Anggota Tim Penyusunan Revisi Undang-Undang RI NO. 5 Tahun 1992 Tentang Benda Cagar Budaya. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (2006-2007); Anggota Tim Penyusunan Undang-Undang Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010.
BUKU, EDITOR, REDAKTUR
  • Pertimbangan Ekologis: Penempatan Situs Masa Hindu-Buda di Daerah Yogyakarta. Jakarta: Wedatama Widya Sastra dan Ecole Francaise d’Extreme-Orient, 2002.
  • Editor (dan penulis), buku Bukti-bukti Kejayaan Majapahit Muncul Kembali. Jakarta: Depdikbud, 1986
  • Editor (dan penulis), buku Melangkah ke Masa Depan dengan Kearifan Masa Lalu (Building on Wisdom from the Past, Advancing into the Future) Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero), 1996.
  • Editor (dan penulis), buku Jejak Bastion Hollandia di Bank Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia, 2008.
  • Editorial Advisor, buku The Human Environment (Seri Indonesian Heritage Vol. II): Singapore: Archipelago Press, 1997.
  • Editor, buku Majapahit, Trowulan. Jakarta: Subur Jaringan Cetak Terpadu. Indonesian Heritage Society, Jakarta 2006.
  • Editor, Buku Ragam Pusaka Budaya Banten. Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Serang, 2005.
  • Editor (dan penulis), Buku Sejarah Kebudayaan Indonesia. Jilid 7: Sistem Teknologi. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, 2009.
  • Penasehat Penyusun dan Pembaca Ahli, buku Manusia dan Lingkungan Jakarta: Buku Antar Bangsa, 2002.
  • Redaktur Majalah Arkeologi. Diterbitkan oleh Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia, 1980-81.
  • Redaktur Pelaksana Majalah Ekonesia. A Journal of Indonesian Human Ecology. Diterbitkan oleh Forum Penelitian dan Pengembangan Antropologi Ekologi, Program Studi Antropologi, Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 1995-1996.
  • Anggota Dewan Redaksi Majalah Wacana. Jurnal Ilmu Pengetahuan Budaya. Diterbitkan oleh Fakultas Sastra Universitas Indonesia, 1999-2002.
  • Penasehat (penyusun dan penulis) buku The Restoration of Borobudur. Paris: Unesco, 2005.
  • Anggota Board of Experts, National Geographic Indonesia, 2006-sekarang.
  • Penyunting Penyelia Jurnal Arkeologi Siddhayatra, Balai Arkeologi Palembang, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, 2005-sekarang
ARTIKEL
  • “Pengembangan Teknik Moderen untuk Arkeologi Indonesia”. Dalam Seminar Arkeologi. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, 1983:193—205. Diterbitkan lagi dalam dwi bahasa “Promotion of Modern Techniques in Indonesian Archaeology”. Indonesia Magazine 37, Jakarta, 1976:43—51.
  • Wadah Pelebur Logam dari Ekskavasi Banten 1976: Sumbangan Data bagi Sejarah Teknologi. Majalah Ilmu-Ilmu Sastra, VIII (2), Jakarta: Yayasan Penerbitan Karya Sastra, 1977:5—88.
  • “Preliminary Report on Pottery Found in the Borobudur Site”. Dalam Seri Pelita Borobudur. Jakarta: Badan Pemugaran Candi Borobudur, 1978.
  • The Problem of Functional Interpretation: The Need of Ethnographic Analogy in Indonesia. Dalam Seri Aspects of Indonesian Archaeology 11. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, 1981.
  • “Etnoarkeologi: Peranannya dalam Pengembangan Arkeologi di Indonesia”. Dalam Majalah Arkeologi, IV (1-2). Jakarta: Fakultas Sastra UI, 1981:17--29.
  • “Ilmu-ilmu Keras dan Pendidikan Arkeologi”, Romantika Arkeologi‚ Jakarta: KAMÁ-UI, 1981.
  • Archaeological Excavations Updates Former Plans and Schematic Design for Borobudur and Prambanan National Archaeological Parks Project. Jakarta: Pacific Consultant International and Japan City Planning Inc., 1981 (Penerbitan terbatas).
  • “Pandangan Tafonomi dalam Arkeologi: Penilaian Kembali atas Teori dan Metode”. Dalam buku Pertemuan Ilmiah Arkeologi II. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, 1982:449--509.
  • “Beberapa Konsep Penyebarluasan Informasi Kebudayaan Masa Lalu”. Dalam majalah Analisis Kebudayaan III. Jakarta: Depdikbud 1982:20 dst.
  • “Pemugaran dan Penelitian Arkeologi”. Dalam buku Laporan Seminar Pemugaran dan Perlindungan Peninggalan Sejarah dan Purbakala. Jakarta: Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, 1982: 153­-160.
  • “Hasil Penelitian Lapangan di Situs Kompleks Candi Sewu 1980—81”. Dalam buku REHPA I. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 1983:243--51.
  • “The Role of Remote Sensing Techniques in Archaeological Activities in Indonesia”. Dalam Proceedings of the Regional Symposium on Remote Sensing Applications of Social Economic Aspects of the Environment. Yogyakarta: UNDP/ESCAP. Regional Remote Sensing Programme 1985: 104--9
  • Pola Pusat Upacara di Situs Muara Jambi. Makalah disampaikan dalam Rapat Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi, diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, tanggal 5—10 Maret 1984, di Cisarua, Bogor. Diterbitkan dalam buku Rapat Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi II, Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, 1985: 244--52.
  • “Studi Kelayakan Arkeologi di Indonesia”. Dalam buku Pertemuan Ilmiah Arkeologi III. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 1985:1220--32.
  • ”Setelah Dipugar, Apa Lagi yang Harus Dilakukan?” Dalam buku Menyingkap Tabir Misteri Borobudur, PT Taman Wisata Candi Borobudur dan Prambanan, 1985:125—130.
  • “Hakekat Local Genius dan Hakekat Data Arkeologi”. Dalam buku Ayatroahaedi (ed.) Kepribadian Budaya Bangsa. Jakarta: Pustaka Jayá. 1986: 31--45.
  • “Penalaran Induktif-Deduktif dalam Arkeologi”. Dalam buku Pertemuan Ilmiah Arkeologi II. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 1986: 19--203.
  • The Urgency for the Preservation of an Ancient Town: A Case Study of Trowulan, the Majapahit Capital in Java (Circa 13th-15th Century). Makalah disampaikan dalam The 5th Asian-American Conference on Environmental Protection. Singapore. 1989.
  • Metode Penelitian Permukiman Arkeologis. Artikel dalam buku Edi Sedyawati dkk (eds.), Monumen. Jakarta: Fakultas Sastra UI, 1990:11­-29.
  • Kajian dalam Rangka Penyusunan Rencana Induk Taman Purbakala Nasional Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Makalah disampaikan dalam Diskusi Ilmiah Arkeologi VIII, diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia, Juli 1992, di Jakarta.
  • Kecenderungan Penelitian Arkeologi Dunia Mutakhir. Makalah dismpaikan dalam Rapat Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi di Indonesia dalam PJPT I. Diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, tanggal 25­-30 Juli 1993, di Kaliurang (Yogyakarta).
  • Teori Tingkat Rendah, Tengah dan Tinggi. Makalah disajikan dalam Program Pendidikan dan Pelatihan Ahli Arkeologi Indonesia (Indonesian Field School of Archaeology). Diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional bekerja sama dengan The Ford Foundation, tanggal 16 Oktober­-5 November 1993, di Trowulan.
  • Tantangan Arkeologi Indonesia dalam Pembangunan Nasional. Pidato Ilmiah pada Peringatan Ulang Tahun ke-53 Fakultas Sastra UI, tanggal 4 Desember 1993. Depok: Fakultas Sastra UI, 1993
  • Majapahit: Trowulan City-site. Makalah disampaikan dalam Second Exploration of Historical and Cultural Sites of ASEAN. Diselenggarakan dalam rangka Intra-Asean Cultural Programme oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, tanggal 1--15 Desember 1993, di Borobudur-Prambanan-Trowulan-Penanggungan, Indonesia,.
  • Program Kerja Bidang Penelitian Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Penelitian Fakultas Sastra UI, tanggal 29­-30. April 1994, di Bogor.
  • Teknik Penyajian dalam Pengajaran Matakuliah Sejarah Kebudayaan Indonesia: Satu Alternatif. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Pengajaran Sejarah Kebudayaan Indonesia, diselenggarakan oleh Fakultas Sastra, tanggal 7--8 September 1994, di Kampus UI, Depok.
  • Arkeologi-Ekologi: Perspektif Ekologi dalam Penelitian Arkeologi. Makalah disajikan dalam Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi Nasional. Diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, tanggal 11--16 Oktober 1994, di Palembang.
  • An Interpretation: Site Determination of Javanese Temples in Yogyakarta during the 8th to 10th Century Based on Ecological Consideration. Makalah disajikan dalam The 5th International Conference of European Association of Southeast Asian Archaeologists. Diselenggarakan tanggal 24--28 Oktober 1994 di Paris,.
  • Konsep Dasar Rencana Induk Arkeologi Bekas Kota Kerajaan Majapahit, Trowulan, 1983­-95. Makalah disampaikan dalam Evaluasi Proyek Pemugaran Bekas Kota Kerajaan Majapahit. Diselenggarakan oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, tanggal 22­-24 November 1994, di Trawas (Jawa Timur),
  • Kebijakan Penelitian Arkeologi Indonesia. Makalah disajikan dalam Forum Komunikasi Hasil Penelitian Bidang Sastra dan Seni. Diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, tanggal 28 November­-1 Desember 1994, di Cisarua, Bogor.
  • Kebijakan Penelitian Arkeologi Indonesia. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Metodologi Riset Arkeologi. Diselenggarakan oleh Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia, tanggal 23--24 Januari 1995, di Kampus UI, Depok.
  • “Kajian Kawasan: Pendekatan Strategis dalam Penelitian Arkeologi di Indonesia Dewasa Ini”. Diselenggarakan oleh Balai Arkeologi Yogyakarta, tanggal 15--16 Maret 1995, di Yogyakarta.
  • Benda Cagar Budaya: Pengertian dan Nilai. Makalah disajikan dalam Lokakarya Petunjuk Teknis Undang-Undang Benda Cagar Budaya. Diselenggarakan oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, tanggal 20--22 Maret 1995, di Cisarua, Boogor.
  • Pendekatan Integratif dan Partisipatif dalam Pelestarian Budaya. Pidato Pengukuhan Gurubesar Universitas Indonesia pada tanggal 7 Oktober 1995. Depok: Fakultas Sastra UI. 1995. Diterbitkan oleh IAAI dalam Jurnal Arkeologi Indonesia 2 (Maret), 1996:123—136.
  • Conceptual Guidelines for Archaeological Excavation. Makalah disampaikan dalam The ASEAN Meeting of Experts for Formulating Guidelines for Archaeological Field Procedures and Techniques. Diselenggarakan dalam rangka Intra-Asean Cultural Programme oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, tanggal 12--19 Desember 1995, di Borobudur, Magelang.
  • Perlukah Reorientasi Kebijakan Penelitian Arkeologi Indonesia? Makalah disampaikan dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi VII. Diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, tanggal 12--16 Maret 1996 di Cipanas (Bogor). Diterbitkan dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi VII, Jilid 1. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional 1997, hlm 75--82.
  • Menuju Etika Profesi Arkeologi Indonesia. Makalah disampaikan dalam Kongres IAAI pada Pertemuan Ilmiah Arkeologi VII, diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, tanggal 12—16 Maret 1996 di Cipanas, Jawa Barat. Diterbitkan dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi VII, Jilid 2. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional 1997, hlm 547—563.
  • Masalah Penelitian dan Pelestarian dalam Arkeologi Indonesia. Makalah disampaikan dalam Kursus Metodologi Penelitian Aspek Sosial Lingkungan yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Lembaga Penelitian Universitas Diponegoro, tanggal 9--19 September 1996, di Kampus UNDIP, Semarang,
  • Peta Distribusi Situs Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Sistem Informasi Geografis. Diselenggarakan oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, tanggal 9--11 Oktober 1996, di Jakarta.
  • Perkembangan Ilmu Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Penataran Tenaga Permuseuman Tipe Khusus Angkatan VII. Diselenggarakan oleh Direktorat Permuseuman, Depdikbud, tanggal 11 November 1996, di Jakarta.
  • Menanggapi Kemajuan Teknologi: Jatidiri Bangsa dan Dinamika Sosial-Budaya. Makalah disampaikan dalam Seminar Nasional Inovasi Pendidikan IPTEK dan Humaniora dalam Rangka Abad ke-21. Diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jember, tanggal 25--26 November 1996 di Kampus UNEJ, Jember.
  • “Patterns of Temple Distribution in Early Classical Java”. Artikel dalam: John Miksic (ed.) Ancient History (Indonesian Heritage Series Vol. I). Singapore: Archipelago Press. 1997: 92--93.
  • Forgotten Small Things: Early Historic Earthenware of Java (7th to 10th centuries). Makalah disampaikan dalam The Singapore Symposium on Premodern Southeast Asian Earthenware. Singapura, tanggal 9-12 Juli, 1998. Diterbitkan dalam John Miksic (ed.), Earthenware in Southeast Asia. Singapore: Singapore University Press. 2003:136-145.
  • In the Absence of Textual Evidence: An Environmental Approach in the Study of 8th to 10th Century Temple Distribution in the Yogyakarta Region. Makalah disampaikan dalam The 15th Conference of the International Association of Historians of Asia. Jakarta, pada tanggal 27 Agustus--1 September 1998.
  • The Ecological Setting of the Hindu-Buddhist Culture in Java. Makalah disampaikan dalam seminar Eco-History and Rise/Demise of the Dry Areas in Southeast Asia. Diselenggarakan oleh Kyoto University, Kyoto, 14--16 Oktober 1998.
  • “Pola Permukiman Masa Hindu-Buda Abad VIII­-X di Wilayah Merapi Selatan, Yogyakarta”. Dalam Christian Pelras (ed.) Dialog Prancis-Nusantara (Dialogue France-Insulinde). Jakarta: Yayasan Obor. 1998:67--76.
  • Bentuk-bentuk Benda Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Seminar Pemugaran.yang diselenggarakan oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, di Prambanan, tanggal 16--19 Desember 1998.
  • Upaya Meningkatkan SDM Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Kongres IAAI pada Pertemuan Ilmiah Arkeologi VIII, tanggal 15—19 Februari 1999 di Yogyakarta.
  • Archaeology: Empowerment and Ethics. Makalah disampaikan dalam World of Archaeological Wonders Conference di Yogyakarta, tanggal 21--24 Februari, 1999. Diterbitkan dalam Wiendu Nuryanti (ed.), Heritage Tourism and Local Communities. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press 1999: 139-142.
  • Arkeologi Keruangan: Konsep dan Cara Kerjanya. Makalah disampaikan dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi VIII, diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, tanggal 15--19 Februari 1999 di Yogyakarta. Diterbitkan dalam Kumpulan Makalah Pertemuan Ilmiah Arkeologi VIII. Jakarta: IAAI 2002, hlm 70—74.
  • Arkeologi Keruangan: Masalah dalam Metode Penelitiannya. Makalah disampaikan dalam Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi, diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, tanggal 22--26 Juni 1999 di Lembang (Bandung).
  • Suggestion for Future Global Strategy in Indonesian Archaeology. Makalah disampaikan dalam The International Colloquium on Archaeology in Southeast Asia in the 3rd Millenium in Conjuction with the 30 th Anniversary of Universiti Sains Malaysia, diselenggarakan oleh Centre for Archaeological Research Malaysia, tanggal 27--29 September 1999 di Penang, Malaysia. Diterbitkan dalam Edi Sedyawati & Susanto Zuhdi (eds): Arung Samudera. Depok: Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya (LPUI) 2001, hlm 605-617.
  • Temuan Harta Karun Bawah Air dalam Perspektif Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Diskusi Panel Harian Pagi Kompas, diselenggarakan oleh Harian Kompas, tanggal 4 Juli 2000 di Bentara Budaya, Jakarta.
  • Strategi Pelestarian Situs-Kota Majapahit, Trowulan. Makalah disampaikan dalam Rapat Evaluasi Hasil Pemugaran Bekas Kota Kerajaan Majapahit, diselenggarakan oleh Ditjenbud, Depdiknas, tanggal 25-26 Februari 2000 di Jombang, Jawa Timur.
  • Dibalik Lima Tema Utama Penelitian Arkeologi Indonesia. Makalah disampaikan dalam Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi, diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, tanggal 14--19 Juli 2000 di Bedugul, Bali.
  • Peran Masyarakat dalam Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata. Makalah disampaikan dalam Gelar Wacana Nasional Budaya dan Pariwisata, diiselenggarakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 21--22 September 2000, di Jakarta.
  • Kerangka Teoritis untuk Penyajian Benda di Museum. Makalah disampaikan dalam Diskusi dan Komunikasi Kepala UPT Museum Negeri Provinsi se-Indonesia bekerja sama dengan Musyawarah Kerja BMMI (Badan Musyawarah Museum Indonesia), diselenggarakan oleh Direktorat Sejarah dan Museum, tanggal 25--28 September 2000 di Semarang.
  • Constructing the Drainage System in the Restoration of Candi Sambisari and Kedulan, Yogyakarta. Makalah disampaikan dalam Indonesian-Italian Workshop on the Preservation of Cultural Heritage, tanggaal 2—3 April 2001 di Museum Nasional, Jakarta.
  • Konsep Kawasan Purbakala. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Pengembangan Konsep Pelestarian Kawasan, diselenggarakan oleh Direktorat Purbakala, Ditjen Sejarah dan Purbakala, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 9--11 Januari 2002 di Cipayung, Bogor.
  • Research Method for Historical Urban Heritage Area. Makalah disampaikan dalam Seminar and Three Days Practical Course on Planning and Design Methods for Historical Urban Heritage Area, diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Trisakti bekerja sama dengan Technische Universitaet Darsmstadt (Jerman), tanggal 10--12 April 2002 di Kampus TRISAKTI, Jakarta.
  • Perencanaan Tata Ruang Situs Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Pelestarian dan Pengembangan Kawasan Percandian Situs Batujaya, Karawang, Jawa Barat, diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Provinsi Jawa Barat, tanggal 15—18 April 2002 di Cikampek, Jawa Barat.
  • The Ecological Setting of the Majapahit City Site at Trowulan, East Java. Makalah disampaikan dalam Konferensi ABIA South and Southeast Asian Art and Archaeology, diselenggarakan oleh panitia Kongres IAAI, tanggal 22-28 Juli 2002 di Kediri, Jawa Timur.
  • Tinjauan Kritis Atas Pasal 1 Undang-Undang Benda Cagar Budaya 1992. Makalah disampaikan dalam Rapat Pembahasan Revisi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya, diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 30 Juli--1 Agustus 2002 di Yogyakarta.
  • Pelestarian Situs Gunung Padang. Makalah disampaikan dalam Workshop Pelestarian dan Pengembangan Kawasan Situs Gunung Padang, diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pemda Provinsi Jawa Barat, tanggal 27--30 Agustus 2002 di Cipanas, Jawa Barat.
  • Peta Persebaran Situs Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Pembuatan Pedoman Inventarisasi Grafis Persebaran Situs, diselenggarakan oleh Asdep Urusan Pemahaman Makna Sejarah dan Integrasi Bangsa bekerja sama dengan Asdep Urusan Konservasi dan Pemeliharaan, Deputi Sejarah dan Purbakala, Kementerian Kebudayaan dan Parawisata, tanggal 17--18 September 2002 di Cisarua, Bogor.
  • Candi Bojongmenje: Konsep Rencana Pemugaran Bangunan dan Penataan Situs. Makalah disampaikan dalam Workshop Pengembangan dan Pelestarian Situs Bojongmenje, Kabupaten Bandung, yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat, tanggal 2--3 November 2002 di Bandung.
  • Evaluasi Pemulihan Arsitektur Pemugaran Candi Borobudur. Makalah disampaikan dalam Rapat Evaluasi Pemugaran Candi Borobudur, diselenggarakan oleh Direktorat Purbakala dan Permuseuman, tanggal 23 Oktober 2002 di Borobudur, Magelang.
  • Pembahasan Atas Pasal 1 Undang-Undang Benda Cagar Budaya 1992. Makalah disampaikan dalam Rapat Pembahasan Revisi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya, diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 12—14 November 2002 di Cisarua, Bogor.
  • Pendekatan Partisipatif dan Integratif dalam Penanganan Benda Berharga Asal Muatan Kapal Tenggelam. Makalah disampaikan dalam Forum Ilmiah di Pusat Riset Wilayah Laut dan Sumberdaya Non-hayati, Departemen Kelautan dan Perikanan, tanggal 27 Desember 2002 di Jakarta.
  • Penyelamatan Benda Budaya dari Bencana dan Peran Masyarakat. Makalah disampaikan dalam Workshop Penyusunan Kebijakan Penanggulangan Bencana Terhadap Benda Budaya, diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 6 Februari 2003 di Jakarta.
  • Masalah Pelestarian Situs-Kota. Makalah disampaikan dalam Semiloka Apresiasi Lingkungan dan Bangunan Cagar Budaya di Kawasan Bersejarah di Kota Jakarta, diselenggarakan oleh Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara, tanggal 22 Februari 2003 di Kampus UNTAR, Jakarta.
  • Metode Penilaian Benda Cagar Budaya Tak Bergerak untuk Pemeringkatan. Makalah disampaikan dalam Seminar Pembobotan Benda Cagar Budaya Tak Bergerak, diselenggarakan oleh Asdep Urusan Konservasi dan Pemeliharaan, Deputi Bidang Sejarah dan Purbakala, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 14 April 2003 di Jakarta.
  • Pendekatan Studi Permukiman sebagai Strategi Kegiatan Arkeologi Terpadu. Pidato Purbabakti, tanggal 24 April 2003 di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Kampus UI, Depok.
  • The Zoning System in the Borobudur Region. Makalah disampaikan dalam The Fourth Experts Meeting on Borobudur, diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata dan UNESCO, tanggal 4-8 Juli 2003 di Borobudur, Magelang,.
  • Wawasan Arkeologi Maritim. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Pemanfaatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam, diselenggarakan oleh Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam, tanggal 28 Juli 2003 di Museum Nasional, Jakarta.
  • Wawasan Arkeologi Maritim. Makalah disampaikan dalam program Pelatihan Penyelaman Arkeologi Bawah Air, diselenggarakan oleh Asdep Urusan Kepurbakalaan dan Permuseuman, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 4--8 Agustus 2003 di Benteng Rotterdam, Makassar.
  • Penyelamatan Benda Budaya dari Bencana oleh Alam dan Manusia. Makalah disampaikan dalam Workshop Penyusunan Kebijakan Penanggulangan Bencana Terhadap Benda Budaya, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata bekerja sama dengan Pusat Penelitian Bencana UGM, tanggal 23 Agustus 2003, di Yogyakarta.
  • Some Notes from Indonesia. Makalah disampaikan dalam: International Workshop on the Proposed Regional Institute of Museology for Asia-Pacific Region, sponsored by Unesco, tanggal 5—9 Desember 2003 di Colombo, Sri Lanka.
  • Konsep Air dalam Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Seminar dan Lokakarya Air Sebagai Sumber Orientasi Seni Budaya, diselenggarakan oleh Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia bekerja sama dengan Solo Heritage Society, tanggal 21—22 Mei 2004 di Kediri, Jawa Timur.
  • ”Etnoarkeologi: Studi Perbatasan antara Arkeologi dan Antropologi”, Jurnal Antropologi VI/9 (Januari-Juni) 2005:105—120. Padang: Laboratorium Antropologi FISIP Universitas Andalas.
  • Etika Profesi Arkeolog Indonesia. Makalah disampaikan dalam Diskusi Praseminar Austronesia dan Workshop Prakongres IAAI Ke-X, diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Arkeologi bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, tanggal 21 Juni 2005, di LIPI, Jakarta..
  • Museum Etnografi: Ruang Pelestarian dan Pemanfaatan Budaya. Makalah disampaikan dalam rangka peresmian Museum dan Pusat Kajian Etnografi dan Dua Warsa Antropologi Universitas Airlangga, tanggal 23-24 September 2005 di Kampus B Universitas Airlangga, Surabaya.
  • ”Masalah Metode Penilaian Benda Cagar Buday”a. Makalah disampaikan dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi Ke-X, diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia, tanggal 26-30 November 2005 di Hotel Sahid, Yogyakarta.
  • “Pelestarian Sumberdaya Budaya Maritim Indonesia”. Dalam Edi Sedyawati (ed.), Eksplorasi Sumberdaya Budaya Maritim. Jakarta: Rizky Prima Insani, 2005:7-12..
  • ”Lingkungan Alam dan Sosial dalam Perspektif Sejarah”. Makalah disampaikan dalam Seminar Penyusunan Pedoman Kajian Geografi Sejarah tanggal 7-8 April 2006 di Cibogo, Bogor.
  • ”Strategi Pengembangan dan Pemanfaatan Kawasan Candi Borobudur: Pendekatan Integratif dan Partisipatif”. Makalah disampaikan dalam Seminar Nasional Strategi Pengembangan Kebudayaan dan Kepariwisataan Nasional Ke Depan, diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumberdaya, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, tanggal 30-31 Agustus 2006 di Museum Nasional, Jakarta.
  • ”Valuasi Tinggalan Budaya yang Terselamatkan dari Bencana Alam”. Makalah disampaikan dalam Seminar Nasional dengan tema Pelacakan Valuasi Risiko Bencana, diselenggarakan oleh Pusat Studi Bencana UGM, tanggal 25 November 2006 di Kampus UGM, Yogyakarta.
  • ”Menyikapi Pelestarian Kawasan Percandian Muarajambi”. Makalah disampaikan dalam Diskusi Titik Temu Muarajambi: Jejak Peradaban di Tepi Batanghari, diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelestarian Muarojambi bekerjasama dengan Bentara Budaya dan Pemda Provinsi Jambi, tanggal 13 November 2006 di Bentara Budaya, Jakarta.
  • ”Pelestarian Situs Arkeologi”. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Penyusunan Pedoman Pembuatan Rencana Tata Ruang Bawah Tanah, diselenggarakan oleh Dinas Tata Kota Provinsi DKI Jakarta, tanggal 20 November 2006 di Balai Kota Pemerintah Provinsi DKI, Jakarta.
  • ”Ketika Arkeolog Menata Kawasan Muarajambi”. Makalah disampaikan dalam Seminar Melayu Kuno, diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Jambi, tanggal 16 Desember 2006 di Mayang Mangurai Bappeda Provinsi Jambi, Jambi.
  • “Paradigma dalam Arkeologi Maritim”. Dalam majalah Wacana Vol. 9 No. 1, 2007: 1-7.
  • Kota Tua Batavia: Masalah Perlindungan. Makalah disampaikan dalam Seminar Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia tanggal 24 Maret 2008 di Kampus Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI, Depok.
  • Konsep Cultural Resource Management dan Kegiatan Pelestarian Arkeologi di Indonesia. Makalah disampaikan dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi XI, tanggal 13–16 Juni 2008 di Solo, Jawa Tengah.
  • Penelitian Benteng-Benteng di Indonesia: Cara Pandang Arkeologi. Makalah disampaikan dalam Seminar “Masa Lalu dan Masa Depan 300 Benteng-benteng di Indonesia”, yang diselenggarakan oleh Pusat Dokumentasi Arsitektur bekerja sama dengan Museum Bank Indonesia, Kota, tanggal 29 Agustus 2008, Jakarta.
  • The Problems in Assessment of Heritage Values. Makalah disampaikan dalam Workshop on Cultural Tourism, Yogyakarta, Indonesia, 13-16 October 2008.
  • Kajian Integratif Perlindungan dan Pengembangan Situs Kerajaan Majapahit di Trowulan. Makalah disampaikan dalam Seminar Kajian Integratif Perlindungan dan Pengembangan Situs Kerajaan Majapahit di Trowulan, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Kebudayaan dan Pariwisata (DepBudPar) tanggal 1 Desember 2008 di Kampus FIB-UI, Depok.
  • Hari Lahir Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI. Makalah disampaikan dalam ”Seminar Hari Lahir FIB-UI”, tanggal 2 Desember 2008 dalam rangka perayaan Dies Natalis di Kampus FIB-UI, Depok.
  • Konsep Cultural Resource Management. Makalah disampaikan dalam Sarasehan Benda Cagar Budaya, diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pemprov Jawa Tengah tanggal 21-23 Juni 2009 di Salatiga.
  • “Irigasi di Situs Trowulan, Mojokerto”. Makalah disampaikan pada Seminar Air dan Kehidupan dalam Naskah Kuno Nusantara. Diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI di Jakarta, 5-6 Oktober 2010.
  • “Penelitian Lapangan di Trowulan: Perlunya Mengedepankan Penalaran Arkeologi”. Dalam Laporan Penelitian Arkeologi Terpadu Indonesia I. Jakarta: Orchid Media Creasindo, 2011: 260-274.
  • “Jaringan Kanal di Situs-Kota Majapahit di Trowulan: Adaptasi Manusia Terhadap Lingkungan”. Dalam Ilmu Pengetahuan Budaya dan Tanggung Jawabnya: Analekta Pemikiran Guru Besar FIB-UI. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia, 2011: 120-135.
  • “Borobudur: Masalah Puncak Stupa Induk”. Dalam buku: 100 Tahun Pasca Pemugaran Candi Borobudur, Trilogi 1. Borobudur: Balai Konservasi Peninggalan Borobudur, 2011: 21-35.
  • “Metode Ilmiah Mencari Gunung Padang”. Dalam Majalah Tempo 27 Agustus: 56-57.
  • “Impian Gunung Padang: Arkeolog dan Tanggung Jawabnya”. Dalam Sarumpaet, R.K. dkk: Membangun di Atas Puing Integritas: Belajar dari Universitas Indonesia. Jakarta: Gerakan UI Bersih dan Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2012: 240-247.
  • “Bagaimana Arkeolog Berpikir dan Bekerja” Makalah disampaikan dalam Kuliah Umum, diselenggarakan oleh Salihara, Jakarta tanggal 21 Januari 2014
  • “Kesan Seorang Arkeolog”. Dalam: Antar, Yori et al. Berburu dan Berguru di Tanah Marapu. Rumah Asuh, Jakarta 2017: 364-368
LAIN-LAIN
  • Pendiri Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI), 1976
  • Pendiri Pusat Dokumentasi Arsitektur (Indonesia), Jakarta, 2001
  • Pendiri Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (The Indonesian Heritage Trust), Jakarta, 2005
  • Pendiri Perhimpunan Pelestarian Muaro Jambi, Jakarta, 2006.
  • Pendiri Yayasan Souw Ben Tjong.(Kapiten Cina). Jakarta 2008
  • Pendiri Yayasan Suluh Nuswantara Bakti. Jakarta 2009.
  • Anggota Dewan Juri Penghargaan Kebudayaan, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, 2006
  • Anggota Dewan Juri Penghargaan Kebudayaan, DKI- Jakarta, 2006, dan 2007.
  • Anggota Dewan Juri Penghargaan Kebudayaan FIB, 2006
  • Anggota Dewan Juri Sayembara Arsitektur di Kawasan Trowulan, Mojokerto, 2009.
  • Anggota Dewan Juri Sayembara Gedung C Museum Nasional, Jakarta, 2011.
  • Sekretaris IAAI 1976-1989
  • Ketua Harian IAAI 1992-1995; Ketua Bidang Pendidikan IAAI 1995-2000.
  • Pemberi nama “Mapala” atas permintaan Soe Hok Gie untuk organisasi mahasiswa pencinta alam Fakultas Sastra Universitas Indonesia (MAPALA FSUI), yang kemudian menjadi MAPALA UI.
  • Pendiri Paduan Suara UI (bersama Tuti Indra Malaon), 1975, dalam rangka Dies UI 25 Tahun
  • Pemenang Sayembara Logo BNI 1946:” Swadharma Bhakti Nagara”, 1965
  • Anggota Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI)
  • Anggota Society for American Archaeology (SAA)
  • Anggota National Geographic Society